Lompat ke isi utama

Berita

GELAR SOSIALISASI JELANG PILKETOS, BAWASLU PANGKEP AJAK SISWA SMKN 7 MELEK POLITIK

WhatsApp Image 2026-09-25 at 10.18.20 (1).jpeg

Pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan politik jelang pilketos di SMKN 7 Pangkep

Pangkajene, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan terus mendorong pendidikan politik bagi pelajar tingkat SLTA/sederajat menjelang pelaksanaan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (PILKETOS) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pendidikan politik di SMK Negeri 7 Pangkep, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini dihadiri Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Andi Hikmawati, serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Yulianto Ardiwinata.

Turut hadir guru dan peserta didik SMK Negeri 7 Pangkep serta staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Pangkep memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya memiliki kesadaran dan pemahaman politik sejak dini (Melek Politik). Pelajar didorong untuk tidak hanya mengetahui proses demokrasi, tetapi juga mampu bersikap kritis, bertanggung jawab, serta memahami pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi.

Yulianto Ardiwinata menyampaikan bahwa pendidikan politik bagi pelajar menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang memiliki kesadaran demokrasi. Menurutnya, lingkungan sekolah dapat menjadi ruang pembelajaran yang baik untuk mengenalkan nilai-nilai demokrasi secara langsung kepada peserta didik.

“Melalui Pilketos, siswa dapat belajar secara langsung bagaimana proses demokrasi berlangsung, mulai dari mengenal calon, menyampaikan pilihan, menggunakan hak suara, hingga menghargai hasil pemilihan. Ini menjadi pembelajaran demokrasi yang sangat penting bagi generasi muda,” ujar Koordiv PPPS Bawaslu Pangkep tersebut.

WhatsApp Image 2026-09-25 at 10.18.14.jpeg

Sementara itu,  Andi Hikmawati menekankan bahwa proses Pilketos perlu dilaksanakan secara jujur, adil, dan bertanggung jawab. Menurutnya, momentum tersebut tidak sekadar memilih ketua OSIS, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami praktik demokrasi dalam lingkup yang sederhana.

Bawaslu juga mendorong agar seluruh peserta didik dapat berpartisipasi secara aktif dan menjaga proses Pilketos tetap kondusif. Sikap saling menghormati antarpeserta didik, menghargai perbedaan pilihan, serta menghindari praktik yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi menjadi bagian penting yang perlu diterapkan.

Melalui pendidikan politik tersebut, Bawaslu Pangkep berharap pelaksanaan Pilketos serentak di tingkat sekolah dapat menjadi miniatur demokrasi, sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengenal hak dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Foto : Muhammad Iksan, S.IP

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Kabupaten Pangkep