BAWASLU PANGKEP RAIH TERBAIK II JUMLAH PENCEGAHAN TERTINGGI DI SULSEL
|
Pangkajene, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) meraih Terbaik II dalam Implementasi Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Proses Pemilu (Non Tahapan) Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Pelaksanaan Tugas Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar secara virtual oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Selata (Jumat, 31/07/2026).
Dalam evaluasi tersebut, Bawaslu Pangkep mencatat 235 kegiatan pencegahan, menempati posisi kedua terbanyak di Sulawesi Selatan setelah Kota Parepare dengan 263 kegiatan. Lima daerah dengan jumlah kegiatan pencegahan terbanyak yakni Kota Parepare, Pangkep, Sidrap, Tana Toraja dan Luwu.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli, Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel Awaluddin.
Lolly mengapresiasi Bawaslu Sulsel yang memberikan penghargaan kepada jajaran kabupaten/kota sebagai bentuk penghormatan atas kerja-kerja yang telah dilakukan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
“Apresiasi ini untuk perbaikan ke depannya,” ujar Lolly.
Sementara itu, Mardiana Rusli menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang terus mengawal dan berkarya dalam pengawasan pemilu. Ia juga menilai kerja-kerja humas dan partisipasi masyarakat, termasuk publikasi kegiatan, telah berjalan dengan baik.
“Kerja-kerja ini membuktikan bahwa kita siap melakukan pengawasan pemilu ke depannya,” kata Mardiana.
Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad menambahkan, evaluasi tersebut diharapkan dapat memotivasi jajaran untuk memaksimalkan kegiatan pencegahan dan kerja-kerja partisipasi masyarakat, termasuk dalam mengadministrasikan serta mencatat seluruh kegiatan yang telah dilakukan.
Penulis, Foto dan Editor : Humas Bawaslu Kabupaten Pangkep